Lukaku Punya Banyak Pertimbangan Sebelum Pindah ke Inter

Striker asal Belgia Romelu Lukaku mengaku ia mempertimbangkan empat hal sebelum akhirnya memutuskan pindah ke Inter Milan pada musim panas ini.

Lukaku sebelumnya bermain di Manchester United mulai tahun 2017. Namun setelah dua musim saja, ia hijrah ke Inter.

Transfernya dari Inggris ke Italia cukup alot. Ia bahkan sempat disebut akan batal ke Inter dan berpaling ke Juventus. agen judi slot online

Namun pada akhirnya ia resmi jadi bagian dari Inter. Kabarnya Nerrazurri harus merogoh koceknya sekitar 80 juta euro. agen judi casino

1 dari 2
Empat Alasan
Lukaku kemudian mengungkapkan bahwa ia mempertimbangkan empat hal sebelum pindah ke Inter. Mulai dari faktor kualitas tim hingga keluarga.

“Pertama-tama, itu adalah keputusan olahraga [untuk datang ke sini] karena Inter adalah klub yang ingin saya bela di Italia,” ungkapnya dalam wawancara dengan Rolling Stone, seperti dilansir Football Italia.

“Pelatih juga sangat penting. Juga para pemain karena saya sudah tahu mereka bagus,” puji Lukaku.

“Dari segi keluarga, penting untuk datang ke Italia karena saudara lelaki saya [bek kiri Lazio, Jordan Lukaku] sudah ada di sini,” terangnya.

2 dari 2
Makna Selebrasi
Lukaku kemudian mengaku sangat senang memilih Inter. Ia menyebut keputusannya itu memang tepat setelah mendapat sambutan yang meriah dari fans Nerrazurri.

Ia mengaku sangat terkesan dengan sambutan para fans tersebut. Hal ini tentu beda dengan apa yang dialaminya saat masih di Old Trafford sebelumnya. Maka dari itu ia pun melakukan selebrasi membungkuk saat lawan Cagliari sebagai tanda terima kasih pada fans Inter yang disebutnya sangat loyal.

“Bagi saya, slogan [Tidak Untuk Semua Orang] cocok dengan klub karena para pendukungnya sangat loyal dan itu bukan tim yang didukung semua orang. Para penggemar yang kami miliki sangat setia, itu berubah dari generasi ke generasi dan menyenangkan berada di sebuah klub di mana anda melihat banyak penggemar di stadion di setiap pertandingan,” serunya.

“Selalu penggemar yang sama di kursi yang sama sehingga sangat menyenangkan berada dalam situasi di mana para penggemar benar-benar mencintai klub. Saya benar-benar merasa slogan itu cocok dengan klub,” tegasnya.

“Segera setelah saya datang dan bahkan sebelum itu, banyak penggemar yang senang saya datang. Mereka mengirimi saya pesan langsung di Instagram dan juga ketika saya naik pesawat, pesawat dari Brussels untuk datang ke Milan, ada banyak penggemar. Juga di sesi pemanasan, mereka menyemangati saya, meneriakkan nama saya, jadi saat saya melakukan selebrasi membungkuksaya itu adalah gestur ‘terima kasih’ untuk dukungan yang saya dapatkan sejak saya datang,” tandasnya. SILETPOKER